<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Crash, Panic, and Financial Crisis; the Déjà vu is Everywhere</title>
	<link>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/</link>
	<description>Whenever you find yourself on the side of the majority, it is time to pause and reflect.</description>
	<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 11:49:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>By: pratolo.com &#187; Blog Archive &#187; 11 Best Reasons to Invest in Stocks</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-110</link>
		<dc:creator>pratolo.com &#187; Blog Archive &#187; 11 Best Reasons to Invest in Stocks</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 18:35:01 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-110</guid>
		<description>[...] membaca tulisan ini, ini, dan ini, tapi Anda masih ragu untuk investasi saham, maka berikut ini 11 alasan terbaik mengapa investasi [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[&#8230;] membaca tulisan ini, ini, dan ini, tapi Anda masih ragu untuk investasi saham, maka berikut ini 11 alasan terbaik mengapa investasi [&#8230;]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mamanya Ridho</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-28</link>
		<dc:creator>mamanya Ridho</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 03:13:28 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-28</guid>
		<description>Ada juga manfaatnya mengajak ayahnya Ridho belanja bulanan sehingga tau bgmn inflasi yg tjd skrg,dan akhirnya muncullah ilham menulis tema ini :) oia..siap2 yg pake kompor minyak tanah bln depan minyak tanah belinya di SPBU,semoga ga ada gejolak massa lagi...nasib-nasib jadi warganegara NKRI....timbul inflasi rakyat yang merugi..mau makan tempe aja nunggu bahan kedeli yg imporan dulu...makan ikan aja deh bergizi tinggi, tinggal mancing aja di BK hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada juga manfaatnya mengajak ayahnya Ridho belanja bulanan sehingga tau bgmn inflasi yg tjd skrg,dan akhirnya muncullah ilham menulis tema ini <img src='http://pratolo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> oia..siap2 yg pake kompor minyak tanah bln depan minyak tanah belinya di SPBU,semoga ga ada gejolak massa lagi&#8230;nasib-nasib jadi warganegara NKRI&#8230;.timbul inflasi rakyat yang merugi..mau makan tempe aja nunggu bahan kedeli yg imporan dulu&#8230;makan ikan aja deh bergizi tinggi, tinggal mancing aja di BK hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eyang kakung</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-27</link>
		<dc:creator>eyang kakung</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 01:54:42 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-27</guid>
		<description>sejarah memang dibuat oleh manusia.
sejarah adalah tempat belajar bagi orang yang mau belajar.
hakikat kenapa sejarah terjadi seharusnya bisa ditangkap oleh manusia.
setelah mengenal sejarah, bisakah kita membuat sejarah?
mr pratolo, refleksi bagus nih tulisannya.
jadi bubble bulan juni jauh dari bayangan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sejarah memang dibuat oleh manusia.<br />
sejarah adalah tempat belajar bagi orang yang mau belajar.<br />
hakikat kenapa sejarah terjadi seharusnya bisa ditangkap oleh manusia.<br />
setelah mengenal sejarah, bisakah kita membuat sejarah?<br />
mr pratolo, refleksi bagus nih tulisannya.<br />
jadi bubble bulan juni jauh dari bayangan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jay</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-26</link>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 00:57:52 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-26</guid>
		<description>tulisan ini sangat mirip dgn Kisah Petualangan Obelix yang judulnya 'Obelix dan Kawan-kawan', isinya tentang ahli ekonomi yang disewa julius cesar utk menghancurkan bangsa Galia. caranya? si ahli ekonomi mempopulerkan batu menhir sebagai produk gaya hidup paling nge-trend, harga batu menhir pun melonjak selangit dan terjadi booming produksi menhir. ujung2nya karena over produksi, harganya malah jatuh dan perekonomian roma pun hancur berantakan....komik asterix memang the best way to learn history :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tulisan ini sangat mirip dgn Kisah Petualangan Obelix yang judulnya &#8216;Obelix dan Kawan-kawan&#8217;, isinya tentang ahli ekonomi yang disewa julius cesar utk menghancurkan bangsa Galia. caranya? si ahli ekonomi mempopulerkan batu menhir sebagai produk gaya hidup paling nge-trend, harga batu menhir pun melonjak selangit dan terjadi booming produksi menhir. ujung2nya karena over produksi, harganya malah jatuh dan perekonomian roma pun hancur berantakan&#8230;.komik asterix memang the best way to learn history <img src='http://pratolo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: manik-manik</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-25</link>
		<dc:creator>manik-manik</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 23:48:11 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-25</guid>
		<description>Lalu, apakah jurus nenek moyang kita : "Ojo Gumunan lan ojo kagetan" perlu diterapkan untuk membendung inflasi ya...
Filosofi nenek moyang kita itu dalam sekali lho. Untuk merespon sesuatu harus memakai akal dan jangan mudah ikut-ikutan. Jangan mudah kaget dan grudhak-grudhuk sebelum melakukan sesuatu. Salah satu contohnya ya tadi... jadi korban The Tulip Mania in Holland, The Lidah Mertua Sindrome, The Makota Dewa Desease, etc.
Kelihatannya agar survive di dunia ini kita memang perlu jadi pencipta ide itu sendiri (suatu metode ekonomi atau apalah) dan terbukti hebat (nggak apus-apusan), sehingga kita terlepas dengan hantu inflasi. Namanya hidup di dunia bak hidup di hutan belantara yang maha luaasss : si cerdik, si pintar, si tangkas dan berakal-lah yang menang. Apalagi soal ekonomi yang memang berhubungan langsung dengan (maaff....) perut dan akhirnya kekuasaan-kekuasaan yang lain.
Untuk negara kita, harusnya pe-dhe dengan kemampuan sendiri. Lha wong hampir semua rakyatnya suka tempe, kok kedele-nya import. Lha wong kita suka naik mobil, kok bisanya hanya mbuat dokar. Lha wong kita suka naik montor mabur, nyetir montor maburnya saja kadang meleng (kasus ADAM Air di atas selat Sulawesi), apalagi disuruh mbuat montor mabur.....(wah lagi-lagi kok mencela bangsa sendiri ya...selama ini bisanya kita hanya seperti ini). 
Kita harus pinter, rajin (tidak malas, bisanya hanya membeli dan memakai), dan mempunyai ghirah untuk maju......(wah, jantungku jadi memompa darah dengan kecepatan penuh)...
Selamat berkarya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lalu, apakah jurus nenek moyang kita : &#8220;Ojo Gumunan lan ojo kagetan&#8221; perlu diterapkan untuk membendung inflasi ya&#8230;<br />
Filosofi nenek moyang kita itu dalam sekali lho. Untuk merespon sesuatu harus memakai akal dan jangan mudah ikut-ikutan. Jangan mudah kaget dan grudhak-grudhuk sebelum melakukan sesuatu. Salah satu contohnya ya tadi&#8230; jadi korban The Tulip Mania in Holland, The Lidah Mertua Sindrome, The Makota Dewa Desease, etc.<br />
Kelihatannya agar survive di dunia ini kita memang perlu jadi pencipta ide itu sendiri (suatu metode ekonomi atau apalah) dan terbukti hebat (nggak apus-apusan), sehingga kita terlepas dengan hantu inflasi. Namanya hidup di dunia bak hidup di hutan belantara yang maha luaasss : si cerdik, si pintar, si tangkas dan berakal-lah yang menang. Apalagi soal ekonomi yang memang berhubungan langsung dengan (maaff&#8230;.) perut dan akhirnya kekuasaan-kekuasaan yang lain.<br />
Untuk negara kita, harusnya pe-dhe dengan kemampuan sendiri. Lha wong hampir semua rakyatnya suka tempe, kok kedele-nya import. Lha wong kita suka naik mobil, kok bisanya hanya mbuat dokar. Lha wong kita suka naik montor mabur, nyetir montor maburnya saja kadang meleng (kasus ADAM Air di atas selat Sulawesi), apalagi disuruh mbuat montor mabur&#8230;..(wah lagi-lagi kok mencela bangsa sendiri ya&#8230;selama ini bisanya kita hanya seperti ini).<br />
Kita harus pinter, rajin (tidak malas, bisanya hanya membeli dan memakai), dan mempunyai ghirah untuk maju&#8230;&#8230;(wah, jantungku jadi memompa darah dengan kecepatan penuh)&#8230;<br />
Selamat berkarya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Denmasrul</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-24</link>
		<dc:creator>Denmasrul</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 23:40:27 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-24</guid>
		<description>Iya.. sama-sama Anthurium, daunnya lebih lebar dibandingkan WOL "Wave of Love".. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iya.. sama-sama Anthurium, daunnya lebih lebar dibandingkan WOL &#8220;Wave of Love&#8221;.. <img src='http://pratolo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pratolo</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-23</link>
		<dc:creator>pratolo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 08:32:25 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/04/14/crash-panic-and-financial-crisis-the-deja-vu-is-everywhere/#comment-23</guid>
		<description>@denmasrul: jemanii mania kuwi apa to? tunggale gelombang cintakah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@denmasrul: jemanii mania kuwi apa to? tunggale gelombang cintakah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
