<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: The Awakening of Agro Industry, The Awakening of Indonesia?</title>
	<atom:link href="http://pratolo.com/2008/05/22/the-awakening-of-agro-industry-era/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pratolo.com/2008/05/22/the-awakening-of-agro-industry-era/</link>
	<description>venture &#124; value &#124; virtue</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Sep 2010 06:03:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: niwde</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/05/22/the-awakening-of-agro-industry-era/comment-page-1/#comment-327</link>
		<dc:creator>niwde</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 11:31:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pratolo.com/?p=35#comment-327</guid>
		<description>Terimakasih inspirasinya
Ok,bos siap laksanakan.
Betul sekali mesin2 di industri agro gak sesulit tugas PPK,cuma kadang kita terbelenggu masalah birokrasi yang panjang dan adanyapihak2 yang berkepentingan. Sebenarnya kemampuan SDM kita sudah sangat mampu untuk itu.Mungkin masih ada mental2 inlander di diri kita sehingga akhirnya membelenggu kreativitas anak bangsa. Kalo gak buatan luar negeri gak oke,itu hanya salah satu contoh aja. Anyway sebagai praktisi di agro,banyak hal yang harus dilakukan terutama reformasi birokrasi.When the time has come,we will be a leading company in agroindustry. Masak kita bisa kalah sama India atau Brasil. No way man,semangat merah putih harus kita tegakkan..mari membangun negeri kita ini. Buat apa kerja setengah mati tapi buat kemakmuran negara lain.

Regards,
On the way for benchmarking to Asian Cow.

pratolo.com:
Betul bos niwde,musuh terbesar adalah diri kita sendiri, mental inlander dan birokrasi yg korup. Semoga kala generasi bos niwde memegang tampuk kebijakan hasilnya bisa lebih baik. Selamat bekerja keras.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih inspirasinya<br />
Ok,bos siap laksanakan.<br />
Betul sekali mesin2 di industri agro gak sesulit tugas PPK,cuma kadang kita terbelenggu masalah birokrasi yang panjang dan adanyapihak2 yang berkepentingan. Sebenarnya kemampuan SDM kita sudah sangat mampu untuk itu.Mungkin masih ada mental2 inlander di diri kita sehingga akhirnya membelenggu kreativitas anak bangsa. Kalo gak buatan luar negeri gak oke,itu hanya salah satu contoh aja. Anyway sebagai praktisi di agro,banyak hal yang harus dilakukan terutama reformasi birokrasi.When the time has come,we will be a leading company in agroindustry. Masak kita bisa kalah sama India atau Brasil. No way man,semangat merah putih harus kita tegakkan..mari membangun negeri kita ini. Buat apa kerja setengah mati tapi buat kemakmuran negara lain.</p>
<p>Regards,<br />
On the way for benchmarking to Asian Cow.</p>
<p>pratolo.com:<br />
Betul bos niwde,musuh terbesar adalah diri kita sendiri, mental inlander dan birokrasi yg korup. Semoga kala generasi bos niwde memegang tampuk kebijakan hasilnya bisa lebih baik. Selamat bekerja keras.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: S. TARIGAN</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/05/22/the-awakening-of-agro-industry-era/comment-page-1/#comment-324</link>
		<dc:creator>S. TARIGAN</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 04:13:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pratolo.com/?p=35#comment-324</guid>
		<description>Memang benar, banyak kolega2 kita bekerja disektor pengembangan industry dan mekanisasi pertanian yang umumnya nota bene bekerja di pemerintahan berkutat dalam membuat standar dan prosedur, membuat uji coba dan masih fokus kepada pengembangan peralatan dan mesin pertanian dalam skala kecil untuk membantu memecahkan masalah para petani di tingkat lapangan dan kurang dalam skala industri. Sementara itu lahan pertanian di sektor petani adalah dalam skala luas yang sempit yang sering penggunaan mesin dan peralatan pertanian sulit secara bisnis dikembangkan. para tenaga ahli di agro prosessing sudah saatnya mulai terjun untuk ikut dalam agro processing yang menunjukkan trend yang meningkat tajam di Indonesia. Kami bergerak dalam Industry Perbenihan dalam skala besar, yang melaksanakan pekerjaan saat mulai  produksi dari lapangan dan proses pengolahan sehingga siap dilempar ke pasar. Kami banyak menggunakan peralatan dan mesin yang bekerja secara terintegrasi dan terpadu untuk menghasilkan produk yang bermutu tinggi, efisien dan efektif. Indonesia adalah pasar ke tiga di Asia sesudah China, India dalam pemasaran benih tanaman pangan. Selama ini lebih kurang 2 tahun ini kami telah melibatkan kolega perakayasa untuk ikut dalam mengamati peralatan dan mesin yang beroperasi secara skala industri dan beorientasi bisnis sehingga mereka pada akhirnya pola pikir akan berubah untuk dapat ikut dalam pengembangan industri pangan dan non pangan dengan menggunakan produk2 pertanian.
Kami kira pada industriawan yang bergerak dalam sektor industri pertanian dapat melibatkan para pakar dan teknologi yang menguasai dasar2 dalam peralatan dan mesin  pertanian ini dalam penanganan industri yang menjadi binaan mereka dalam rangka Awakening of Agro Industry Indonesia. Apakah pernah kita membayangkan bagaimana sawi untuk pelengkap bakso atau pangan lainnya yang sering setiap hari kita makan di produksi di Eropah dalam skala besar dan industry yang modern.

best regards,

s. tarigan
praktisi industri benih

pratolo.com
Terimakasih atas sharing Pak Tarigan. Semoga perhatian terhadap sektor agro dari para teknokrat dan perumus kebijakan negeri kita makin serius dan makin cerdas, dan bangsa ini bisa menjadi tuan rumah di tanah sendiri.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang benar, banyak kolega2 kita bekerja disektor pengembangan industry dan mekanisasi pertanian yang umumnya nota bene bekerja di pemerintahan berkutat dalam membuat standar dan prosedur, membuat uji coba dan masih fokus kepada pengembangan peralatan dan mesin pertanian dalam skala kecil untuk membantu memecahkan masalah para petani di tingkat lapangan dan kurang dalam skala industri. Sementara itu lahan pertanian di sektor petani adalah dalam skala luas yang sempit yang sering penggunaan mesin dan peralatan pertanian sulit secara bisnis dikembangkan. para tenaga ahli di agro prosessing sudah saatnya mulai terjun untuk ikut dalam agro processing yang menunjukkan trend yang meningkat tajam di Indonesia. Kami bergerak dalam Industry Perbenihan dalam skala besar, yang melaksanakan pekerjaan saat mulai  produksi dari lapangan dan proses pengolahan sehingga siap dilempar ke pasar. Kami banyak menggunakan peralatan dan mesin yang bekerja secara terintegrasi dan terpadu untuk menghasilkan produk yang bermutu tinggi, efisien dan efektif. Indonesia adalah pasar ke tiga di Asia sesudah China, India dalam pemasaran benih tanaman pangan. Selama ini lebih kurang 2 tahun ini kami telah melibatkan kolega perakayasa untuk ikut dalam mengamati peralatan dan mesin yang beroperasi secara skala industri dan beorientasi bisnis sehingga mereka pada akhirnya pola pikir akan berubah untuk dapat ikut dalam pengembangan industri pangan dan non pangan dengan menggunakan produk2 pertanian.<br />
Kami kira pada industriawan yang bergerak dalam sektor industri pertanian dapat melibatkan para pakar dan teknologi yang menguasai dasar2 dalam peralatan dan mesin  pertanian ini dalam penanganan industri yang menjadi binaan mereka dalam rangka Awakening of Agro Industry Indonesia. Apakah pernah kita membayangkan bagaimana sawi untuk pelengkap bakso atau pangan lainnya yang sering setiap hari kita makan di produksi di Eropah dalam skala besar dan industry yang modern.</p>
<p>best regards,</p>
<p>s. tarigan<br />
praktisi industri benih</p>
<p>pratolo.com<br />
Terimakasih atas sharing Pak Tarigan. Semoga perhatian terhadap sektor agro dari para teknokrat dan perumus kebijakan negeri kita makin serius dan makin cerdas, dan bangsa ini bisa menjadi tuan rumah di tanah sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pratolo</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/05/22/the-awakening-of-agro-industry-era/comment-page-1/#comment-35</link>
		<dc:creator>pratolo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 01:33:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pratolo.com/?p=35#comment-35</guid>
		<description>he..he..tulisan yang menarik bos..
menyambung tulisane 
kenapa engineer kita tdk bermain di sektor itu padahal gak butuh hi tech..trus ayo beraksi bos.
sebenarnya sudah mulai ada meski beberapa bagian masih ngambil juga dari luar.
nah justru yang permintaan agak banyak dan harusnya mulai dikembangkan adalah miniplant2..tentu dengan kapastitas yang masih ekonomis..biar kue agro juga dinikmati oleh petani kita.
nah, ada yang tertarik join..saya dan seorang temen bergerak di salah satunya disektor itu.
check anekaindustri.com; anekamesin.com

Hery Mursito via email

pratolo.com:
situsnya anekaindustri.com; anekamesin.com sangat menarik juga,
mohon info lebih rinci mengenai investasinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>he..he..tulisan yang menarik bos..<br />
menyambung tulisane<br />
kenapa engineer kita tdk bermain di sektor itu padahal gak butuh hi tech..trus ayo beraksi bos.<br />
sebenarnya sudah mulai ada meski beberapa bagian masih ngambil juga dari luar.<br />
nah justru yang permintaan agak banyak dan harusnya mulai dikembangkan adalah miniplant2..tentu dengan kapastitas yang masih ekonomis..biar kue agro juga dinikmati oleh petani kita.<br />
nah, ada yang tertarik join..saya dan seorang temen bergerak di salah satunya disektor itu.<br />
check anekaindustri.com; anekamesin.com</p>
<p>Hery Mursito via email</p>
<p>pratolo.com:<br />
situsnya anekaindustri.com; anekamesin.com sangat menarik juga,<br />
mohon info lebih rinci mengenai investasinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
