The Principle of Hooke’s Law on Investing
(c) http://pratolo.com
Persamaan fisika favorit saya bukanlah E = m.c2 Einstein. Persamaan fisika favorit saya adalah persamaan si jenius Hooke.
Hukum fisika fenomenal bagi saya bukanlah Hukum Relativitas. Hukum fisika fenomenal bagi saya adalah Hukum Elastisitas Hooke.
Hukum Hooke dinyatakan dalam persamaan Hooke:
F = - k.x
F = force, adalah
x = jarak deformasi, yg ditimbulkan oleh
k = konstanta pegas yg menandakan elastisitas pegas (satuan:
Tanda negatif menunjukkan arah
Dalam investasi hukum Hooke amat sangat berguna bagi kita dalam memilih saham.
x = tekanan pasar saat siklus ekonomi memburuk / sentiment pasar negatif / bearish
atau lonjakan pasar saat siklus ekonomi mengembang / sentimen positif / bullish
k = value perusahaan.
Makin bernilai sebuah perusahaan maka k makin besar = makin elastis dalam menghadapi tekanan ekonomi = makin cepat pulih dari resesi.
Jika diintegralkan, maka persamaan Hooke menjadi Energi Potensial Pegas (Elastic Potential Energy)
Ue = ~ kx dx = ½ k.x2
Dalam investasi persamaan di atas berarti: potensial return saham suatu perusahaan sebanding dengan value perusahaan (k) dan sebanding dengan kuadrat sentimen pasar (x)
Berkat pendekatan Hukum Hooke ini, maka Anda tak perlu takut lagi berinvestasi pada masa krisis. Makin tertekan pasar akibat krisis ekonomi atau resesi, maka makin besar pula potensi return yg akan kita peroleh, asalkan kita memilih perusahaan dengan value tinggi.
Bagaimana memilih perusahaan yg mempunyai nilai k (value) tinggi?
Sederhana saja. Value sebuah perusahaan diukur dari 3 indikator fundamental:
- Earning
- Cash flow
- Book value
Ikuti terus pratolo.com utk mengetahui bagaimana cara mengukur k ini.

July 17th, 2008 at 1:29 pm
Wah.. Mr. Pratolo sekarang menjadi analyst ekonomi nih.. Salut..