10 + 1 Best Reasons to Invest in Stocks

nasdaq.jpg (c) http://pratolo.com July 2008

Setelah membaca tulisan ini, ini, dan ini, tapi Anda masih ragu untuk investasi saham, maka berikut ini 10 + 1 alasan terbaik mengapa investasi saham itu enak dan perlu.

1. Bank saving is not an investment

Saat ini dengan return tabungan hanya 2-4 % p.a dan return deposito hanya 6-8% p.a sebelum pajak, sementara rate inflasi tahunan > 8%, maka nilai uang Anda akan tergerus seiring waktu. Pertimbangkan juga fakta ini: tabungan Anda di bank dipinjamkan bank kepada pengusaha, bank memperoleh spread > 6%, dengan uang Anda ini pengusaha tsb memutar bisnisnya dan mendapatkan return > 16%. Dan berapa return yg didapat dari uang Anda tsb? Ya betul, hanya 4%,  anda pemilik dana namun  mendapat gain paling sedikit.

Hanya ada dua alternatif investasi terbaik daripada menyimpan uang di bank: investasikan dlm bentuk saham atau sedekahkan uang Anda (maka di akhirat Anda akan mendapat return 70.000%).

2. Highest liquidity

Dibanding investasi properti, maka saham lebih likuid. Anda bisa menjualnya segera kapan pun Anda mau (kecuali Sabtu, Minggu, dan hari-hari besar nasional saat mana bursa tutup). Properti? Saya punya seorang teman yg telah bertahun-tahun memasang plang ”Rumah ini dijual. Hub. 081xxx” di pagar rumahnya. Sampai hari ini plang itu belum diturunkan.

3. In the long run, stock is absolute winner

Beberapa riset dari pakar (Jeremy Siegel dan David Dreman) membuktikan bahwa return saham dalam jangka panjang mengalahkan semua bentuk investasi (emas, obligasi, surat hutang, deposito) dan juga inflasi.

4. Lowest maintenance cost

Properti menimbulkan banyak kerepotan: mencari penyewa baru, merawat dari cuaca, membersihkan dari debu dan rumput, mengurus PBB tiap tahun, di lingkungan tertentu bahkan dengan seenaknya orang akan datang mendirikan rumah di atas tanah Anda dan mengaku itu sebagai tanah adat para leluhurnya.

Dengan investasi saham Anda terbebas dari semua derita itu. Bahkan jika bukti pembelian saham Anda hilang, Anda dapat menelpon perusahaan yg bersangkutan utk mengeluarkan bukti kepemilikan saham yg baru. Dan oh ya, setiap tahun Anda akan diundang menghadiri RUPS di hotel berbintang.

5. Easy to watch

Makin banyak aset properti, makin repot Anda memantau semua asset Anda itu karena harus datang satu persatu ke lokasi. Adapun saham dapat dengan mudah dimonitor melalui internet atau telepon genggam sambil makan pisang goreng, menyeruput kopi, dan mengelus-elus burung peliharaaan Anda.

6. Enjoying the dividen

Jika uang yg Anda investasikan dalam bentuk saham sudah cukup signifikan, maka tiap tahun Anda akan mendapatkan deviden yg mencukupi utk hidup di masa pensiun normal.

7. Owning the best company in each sector

Hanya dengan investasi saham maka Anda dapat memiliki perusahaan-perusahaan terbaik di sektornya.

8. The company you work for is not good enough

Banyak perusahaan yg pernah jaya dan mencapai masa keemasan, setelah itu redup dan menjadi perusahaan medioker bahkan tutup. Di Indonesia ini dialami oleh pabrik-pabrik gula. Di USA ini dialami oleh railroad companies. Dulu perusahaan seperti American Cotton Oil, Laclede Gas, Baldwin Locomotive, Victor Talking Machine, Wright Aeronautical, Studebaker, Hudson Motors, Remington Typewriter, Central Leather, dan Enron cukup besar utk dimasukkan dalam Dow Jones Industrial Average, kini mereka semua telah almarhum. Dulu Woolworth, ITT, GM, Ford, Chrysler, U.S Steel adalah perusahaan yg sangat dibanggakan, kini mereka hanya perusahaan medioker.

Jika Anda ragu dengan perusahaan tempat Anda bekerja kini, maka saham adalah portfolio terbaik utk mendiversifikasi risiko. Jika Anda cukup sombong utk merasa Anda bekerja di perusahaan terbaik di dunia maka pertimbangkan alasan berikutnya.

9. Even your company is good enough, it is not enough

So you work for the most admired company in the world? But it will not prevent you of getting traffic accident. Suatu hari Anda mengalami kecelakaan fatal, dan perusahaan terpaksa memberhentikan Anda karena Anda tidak sejenius Stephen Hawking yg tetap mampu bekerja dan berpikir brillian dari kursi roda.

But, hey, here is the good news: even Stephen Hawking can monitor his stocks from his computer!

10. The most flexible investment

Berkat pasar saham, Anda dapat luwes dan fleksibel berpindah dari satu perusahaan terbaik ke perusahaan terbaik lain. It’s the beauty of capitalism. Di negara-negara yg tak memiliki bursa saham, perusahaan-perusahaan terbaik hanya dimiliki oleh sekelompok orang tertentu, rezim militer, keluarga raja serta kroni-kroninya. Publik tak punya kesempatan memiliki perusahaan-perusahaan terbaik.

11. Retire rich, retire young

Dengan investasi saham sedini mungkin, sejak muda, maka Anda berkesempatan mengikuti jejak Peter Lynch dan Morris Smith. Dua orang mantan fund manager Fidelity Magellan ini pensiun di usia 45 dan 34 tahun, setelah membawa Fidelity mencetak record aset terbesar dan return tertinggi mutual fund selama 15 tahun beruntun. Lynch kemudian menulis buku dan Smith mendalami agama.

Suatu saat jika Anda bosan dgn pekerjaan yg kini sedang Anda tekuni, atau sebal dgn atasan Anda karena sering berbeda visi, maka dengan investasi saham Anda bebas utk hengkang, menjadi penulis buku, atau menjadi ustadz dan membangun pesantren.

Kesimpulan pratolo.com

Learn how to invest in stocks right now. Read pratolo.com

 

Next posting:

Stockmarket, between trading and investing

The League of Stockpickers

Copyright http://pratolo.com July 2008

This entry was posted on Thursday, July 10th, 2008 at 2:14 am and is filed under Investing Basics. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

11 Responses to “10 + 1 Best Reasons to Invest in Stocks”

  1. Allen Taylor Says:

    Nice writing. You are on my RSS reader now so I can read more from you down the road.

    Allen Taylor

    pratolo.com
    thanks Mr.Allen

  2. suprex Says:

    nice topic

    pratolo.com
    praktekkan dong om :)

  3. mama dho Says:

    tulisan yg menarik, pasti penulis banyak pengalaman dalam membandingkan soal investasi di properti dgn saham…hehehe…abisnya mumet mikirin properti tinggalan mertua ya:)
    publikasikan tulisanmu di majalah dong pak, spy double income gitu..pemasukan perhatian pembaca dan pemasukan yg lainnya.:)

    pratolo.com
    hmm,tulisan beginian mana dimuat di ayahbunda :)

  4. Forum Investor Says:

    Saya setuju bahwa investasi saham memiliki banyak keuntungan tapi juga mengandung risiko yang besar. Jadi kita harus berhat-hati dalam investasi saham.

    pratolo.com
    Betul, maka dari itu investor saham harus terus belajar & doing their homework (fundamental analysis).
    Buat yg malas belajar & mengerjakan PR, bersiaplah tanggung risikonya :)

  5. mama Dho Says:

    Aku pembaca pertaMa nih…gak percuma sleep late last night…an interesting article…i’ll always support you..

    pratolo.com
    terimakasih :)

  6. Capital Market Care Says:

    IPO ADARO MENJADI PRESEDEN BURUK BAGI PASAR MODAL INDONESIA, MENGAPA ? Pertama kita baca di KOMPAS, mereka memobilisasi investor dari pinggir jalan yang didandani bak investor betulan (dikasih dasi dan jas). Kedua, lawan Adaro yang masih bersengketa dengan Beckkett akan mengajukan gugatan kepada Bapepam pada 17 Juli 2008, sementara Listing Perdana 16 Juli 2008. Di manakah tanggung jawab moral dan tanggungjawab professional Badan Pengawas Pasar Modal? Silahkan tanya kepada ketuanya, Fuad Rahmani.

    pratolo.com
    terimakasih atas informasinya.
    IPO ADRO untuk pemodal ritel domestik mengalami lonjakan permintaan hingga 5,01 x atau senilai Rp1,23 Triliun. Padahal porsi saham yang dialokasikan untuk pemodal ritel domestik hanya 2% dari seluruh saham yang ditawarkan, yaitu sebanyak 11,14 miliar saham. Sementara itu sebanyak 98% saham lainnya sudah dialokasikan saat penjatahan tetap. (etrading.co.id)

  7. Anto Says:

    Wah mas EP seneng juga tuh kalau terima return 70.000% ………. tapi InsyaAllah lebih deh dari itu belum lagi kemungkinan deviden yang bakal kita terima yang mungkin kayak bonus MLM gitu lho.

    Ok I am really interested in investing my saving in stock ……… but I am still in doubt whether the recent condition is really the best time to invest. Shall we wait for sometime until the stock index become the lowest ?????? or just put my money and leave it and evaluate it until next 6 months or so.????. It’s always hard to start anything…….that’s my big…big…problem. Too many things visit my mind. Ok, nice communicating with you

    ANTO

    pratolo.com
    There are MARKET-TIMER style of stock investing. They believe that they can ENTER the market WHEN it’s about to bullish, and EXIT the market WHEN it’s about to bearish. But like many other theories, it’s hard to apply. Many market-timers failed to make a notable record. They’re LATE to enter market, or LATE to leave market.
    So the PROVEN strategy is following VALUE INVESTING style. Focus on BUSINESS VALUE, not the market. Buy VALUABLE BUSINESS on weakness, switch to other VALUABLE BUSINESS on strength.

  8. Anto Says:

    Ok buy VALUABLE BUSINESS on weakness, switch to other VALUABLE BUSINESS on strength means buy the stock when the price is weak and sell the stock when it is strong isn’t it. For me, it is similar to the MARKET-TIMER style . What makes it different from the above style you mentioned is greedieness. When someone is so greedy so that he/she waits to buy until the stock price is down to the lowest point, he/she is the market-timer style investor. He/she may looses the chance to buy at the lowest price when, unexpectedly, the price goes up so fast.

    pratolo.com
    Another difference between VALUE INVESTING & MARKET-TIMING:
    Value investors don’t bother with ups & downs of the market, they stand still with the value they hold.
    While market timers always worry with the market, guessing the next market composite index.
    I will discuss this topic later, further.

  9. Budi K Says:

    Tulisan yang menarik banget nih tentang saham.. Salut Mr. Pratolo..

    pratolo.com
    Budiii…akhirnya datang jugaa ;)
    Thanks buddy. Hopefully useful.

  10. Anto Says:

    Thx, I’m looking forward to reading your next posting

  11. Stock Market Stock Prices Mutual Funds Says:

    Stock Market Stock Prices Mutual Funds…

    I didn’t agree with you first, but last paragraph makes sense for me…

Leave a Reply