The Law of the Few, Hukum tentang Yang Sedikit


Seberapa banyak kita bersyukur kepada Allah atas semua karunia yg kita dapat?

Seberapa banyak orang yg bersih dari korupsi di republik ini?

Seberapa banyak sumber daya manusia di perusahaan Anda yg mempunyai kapabilitas?

Seberapa banyak investor yg sukses mengalahkan market?

 

Saya akan menjawabnya secara spekulatif ilmiah dengan penjelasan berikut ini.

 

 

PREMIS-PREMIS ”MAYOR”

 

But FEW of My servants are Grateful (Saba’:13)

Dan SEDIKIT sekali hamba-hambaku yang bersyukur.

 

Umar bin Khattab ra pernah mendengar seseorang berdo’a, “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk golongan yang sedikit”. Mendengar itu, Umar terkejut dan bertanya, “Kenapa engkau berdoa demikian?” Sahabat itu menjawab, “Karena saya mendengar Allah berfirman, “Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang bersyukur”, makanya aku memohon agar aku termasuk yang sedikit tersebut.

 

·  “…..dan kebanyakan dari mereka, buruk keji amal perbuatannya.” (surah Al-Maaidah-66)

·  “…..sesungguhnya kebanyakan dari mereka sesudah itu, sungguh-sungguh menjadi orang-orang yang melampaui batas di muka bumi.” (Surah Al-Maaidah-32)

·  “Dan (ingatlah) sesungguhnya kebanyakan manusia lalai daripada (memperhatikan dan memikirkan) tanda-tanda kekuasaan Kami!” (Surah Yunus-92)

·  “Dan sebenarnya kebanyakan di antara manusia, orang-orang yang sungguh ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya.” (Surah Ar-Ruum-8)

·  “Dan jika engkau menurut kebanyakan orang yang ada di muka bumi, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah;” (surah Al-An’aam-116)

 

 

PREMIS-PREMIS “MINOR”

 

The Law of the Few: “The success of any kind of social epidemic is heavily dependent on the involvement of people with a particular and rare set of social skills.” (Malcolm Gladwell, The Tipping Point: How Little Things Can Make a Big Difference)

 

The Law of Vital Few Trivial Many: “For many events, 80% of the effects come from 20% of the causes.” (Vilfredo Pareto)

 

Prinsip Pareto di atas dalam bisnis diterjemahkan secara empiris sebagai berikut:

80% peredaran uang dikuasai oleh 20% populasi

80% problem ditimbulkan oleh 20% penyebab

 

 

Application LAW OF THE FEW in Business & Investing

 

Only 20% of total human resources in an institution/corporation who really have capability and skill to LEAD the organization

 

Leading company seperti Motorola, Citigroup, GE, HP, P&G, UNVR, TLKM, dan ASII mengerti benar akan dalil ini, maka mereka memiliki semacam leadership center dan talent pool untuk menyeleksi 20% dari sumber daya manusianya yg mampu memimpin dan mengarahkan perusahaan. Sebaliknya, perusahaan yg tidak memiliki grand design dalam menyeleksi orang-orang terbaiknya, akan menjadi perusahaan medioker. Contohnya adalah company yg dalam menyeleksi pemimpinnya semata-mata berdasarkan senioritas. Sistem seperti ini akan melahirkan corporate culture yg birokratis dan feodalistik, sehingga sulit bersaing dan menghadapi perubahan lingkungan bisnis yg dinamis.

 

80% of Your Sales Comes From 20% of Your Clients

 

Dalil inilah yg membuat perusahaan Anda perlu menerapkan program-program seperti Key Account Management, Customer Relationship & Retention Management, Customer Satisfaction, dan semacamnya. Company yg hanya berorientasi pada produk, bukan pada customer, pelan-pelan akan kehilangan client, kemudian kehilangan sales.

 

Only 20% of stock pickers are winner, 80% are going with the market or worse, losers

 

Puluhan riset menunjukkan bahwa hanya sedikit investor yg sanggup mengalahkan return market dalam jangka panjang. Ini disebabkan utk menjadi 20% itu diperlukan bukan hanya skill (fundamental analysis) yang mantap, namun juga factor mental psikologis yang matang. Tipikal investor pemalas dan tidak punya mental psikologi yg tenang dalam menghadapi fluktuasi pasar, akan memenuhi golongan 80%. Remember, ‘Fortune favors the Brave and the Brightest’.


© http://pratolo.com Sept 2008

This entry was posted on Saturday, September 13th, 2008 at 10:57 pm and is filed under Survey & Research. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply