Essence of Fortune and the Secret of Luck
How a Few Days in Your Life Shaped Your Destiny
Seluruh hidup anda, sepanjang umur anda, nasib anda, ditentukan oleh hanya beberapa hari, beberapa jam, atau bahkan beberapa menit dalam hidup anda.
Ini mungkin terdengar berlebihan, tapi coba renungkan seluruh perjalanan hidup anda sekarang juga, dan temukan beberapa kejadian di masa lalu yang membawa pada nasib anda yang sekarang.
Kemudian pertimbangkan fakta-fakta berikut:
Nasib pemerintahan, negara, dan bangsa anda selama 5 tahun, ditentukan oleh hanya 1 hari pemilihan umum. Bahkan lebih ekstrem lagi, ditentukan oleh pemilihan umum yang berlangsung hanya 5 jam. ==> Lima jam menentukan Lima tahun.
Anak-anak anda setelah menghabiskan 12 tahun masa sekolah dasar dan sekolah menengah, nasib mereka ditentukan oleh hanya 2 hari ujian masuk perguruan tinggi. ==> Dua belas tahun ditebus oleh dua hari.
Anda sendiri yang pernah mengenyam college, undergraduate, postgraduate school; hasil jerih payah anda selama bertahun-tahun kuliah, menyusun paper, melakukan riset, ditentukan oleh hanya 1-2 jam ujian skripsi, thesis, atau disertasi.
Kuliah anda bertahun-tahun tidak akan berarti tanpa melalui / lulus ujian terakhir ini, yang berlangsung hanya 1 jam. ==> Dua tahun ditentukan oleh satu jam.
Kehidupan rumah tangga anda selama puluhan tahun ke depan, ditentukan oleh hanya beberapa jam pertemuan dengan calon pasangan anda yg sekarang dalam sebuah kesempatan yg amat langka (chance). Bagi anda yg tidak mengalami hal ini, cobalah tonton film Serendipity
Well, I’m serious. Dengan data finansial, saya sajikan bukti-bukti empirik ‘How a Few Days in Your Life Shaped Your Destiny’ dalam grafis berikut ini.
Dari tanggal 17-Jun-85 sampai 15-Jun-05, pergerakan indeks S&P 500 berbeda 1000 points yang ditentukan oleh hanya 10 hari perdagangan.It means your market return for 20 YEARS significantly changed by just 10 DAYS. ==> 10 days rule 20 years.
The Logic of Luck
Richard Wiseman, Professor University of Hertfordshire Inggris, meneliti hal-hal spesifik dari orang-orang yang beruntung. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Hasil riset Wiseman dalam proyek yang disebut the Luck Project ini mengungkap bahwa memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial. Wiseman menemukan empat faktor yang membedakan mereka yang beruntung. Inilah rahasia mendapat keberuntungan.
1. Sikap terhadap peluang.
Orang beruntung lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan? Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru.
2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.
Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan intuisi daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Gladwell menyebutnya Blink. Angka-angka akan sangat membantu, tapi keputusan akhir umumnya dari “keberanian”. Ingat peribahasa: Fortunes favor the brave.
3. Selalu berharap kebaikan akan datang.
Orang beruntung memiliki prasangka baik terhadap kehidupan. Mereka lebih tahan terhadap ujian, dan mrespon positif terhadap kesulitan. Coba Anda tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Mereka akan menanggapi dengan optimisme dan harapan.
4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.
Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.
Kesimpulan
- Hidup anda ditentukan bukan oleh sesuatu yang rutin, tapi oleh suatu kejadian langka yang terjadi sangat singkat. Sesuatu yang rutin: Anda tidur, anda mandi, anda berak; tidak akan menentukan takdir anda. Nasib anda tidak dapat menjadi lebih baik hanya dengan melakukan sesuatu yang rutin dari hari ke hari.
- Bisnis anda ditentukan bukan oleh sesuatu yang rutin, tapi oleh suatu peluang bisnis langka yang tidak terjadi setiap saat, dan mungkin tak akan terulang lagi. Inilah rahasia mengapa perusahaan yang eksis puluhan dekade, adalah perusahaan yang tidak menyukai sesuatu yang rutin, tapi perusahaan yang suka melakukan coba-coba secara terus menerus dalam berbagai kesempatan. Coba-coba itu bisa bernama inovasi, R&D, ekspansi bisnis, atau diversifikasi produk. Inilah mengapa perusahaan rutin, swasta, BUMN, dan BUMD yang pegawainya suka duduk rutin membaca koran, ngerumpi, atau bermain catur, tidak pernah menjadi besar.
- Investasi saham anda ditentukan bukan oleh perdagangan rutin (daily trading). Anda tidak perlu capek-capek trading setiap hari selama 20 tahun. Yang anda perlukan hanyalah beberapa hari terbaik yang paling bullish dalam sejarah bursa. Resep sukses di bidang investasi finansial bukan dengan day-trading, namun dengan berinvestasi sebanyak mungkin, dalam kurun waktu cukup panjang, di beberapa perusahaan terbaik, pada harga yang murah, hingga tiba beberapa hari terbaik itu tiba akan mengubah nasib anda. Baca pengalaman orang ini.
Rutinitas tidak menentukan takdir anda. Vilfredo Pareto, ilmuwan favorit saya, menemukan hukum VITAL FEW, TRIVIAL MANY. Dalam terjemahan bebas saya: takdir manusia ditentukan oleh sangat sedikit kejadian yang berlangsung singkat. Dalam agama saya, Islam, bahkan nasib seluruh umur seorang manusia bisa saja ditentukan oleh beberapa menit saat ajalnya.
Maaf bagi anda yang menyukai rutinitas dan keteraturan, hidup tidaklah proporsional dan memiliki banyak asimetri. (c) pratolo.com 2009


May 10th, 2009 at 5:30 am
hidup yang panjang ditentukan oleh waktu yg singkat,artikel yg menarik.SERENDIPTY gitu deh…
July 2nd, 2009 at 11:23 am
Artikel yang menarik. Grafik di atas sebenarnya cukup mengejutkan karena lain dari dugaan saya. Saya menduga bahwa dengan ditiadakannya ‘10 biggest daily moves’ maka market akan menjadi lebih stabil (less volatile). Yang terjadi malah sebaliknya. Apa ada penjelasan dari fenomena ini?
Wassalam
pratolo.com
Dear Pak Irawan,
Saya berencana menulis tentang itu dalam waktu dekat. Insya Allah.
Tapi jika Bpk ingin memahami lebih dalam, sya merekomendasikan Bpk membaca buku (Mis) Behaviour of Markets karya Benoit Mandelbrot dan The Black Swan: The Impact of Highly Improbable karya Nassim Nicholas Taleb.