Posted on December 10th, 2008 by pratolo
Filed under Behavioral Finance |
Eksperimen Ariely dan pengalaman saya menegaskan bahwa tersedianya berbagai pilihan pada dasarnya mengarah kecenderungan pada hasil yang tidak optimal, terlebih lagi jika Anda bukan jenis orang yang tangkas dalam mengambil keputusan. Penderita ’decision paralysis’ dan ’status quo bias’ seringkali menemukan dirinya bingung dalam memilih diantara dua pilihan, apalagi ketika dihadapkan pada pilihan yang beragam.
Posted on October 21st, 2008 by pratolo
Filed under Behavioral Finance |
Di th 1985, pakar behavioral finance Werner de Bondt dan Richard Thaler menulis dalam Journal of Finance dengan judul “Does the Market Overreact?”. Dalam studi ini, keduanya meneliti return dari NYSE dalam periode tiga tahunan. Dari seluruh pilihan saham yg listing di Wall Street ini, setiap periode 3 tahunan mereka memilih 35 VALUE STOCK berkinerja […]
Posted on August 30th, 2008 by pratolo
Filed under Behavioral Finance |
Mental accounting adalah perilaku ekonomi dengan mana seseorang menggolongkan inputan dan keluaran berdasarkan pos-pos seperti halnya model akuntansi (account code). Karena pengaruh mental accounting inilah maka uang Rp 1 juta yg diperoleh dari undian berhadiah dan uang Rp 1 juta yg diperoleh dari kerja keras 1 bulan, tidaklah sama nilainya. Padahal jumlahnya sama.
Posted on July 23rd, 2008 by pratolo
Filed under Behavioral Finance |
(c) pratolo.com 2005
Greed adalah satu dari dua dosa tertua. Dosa pertama adalah sombong yang mendorong Iblis untuk membangkang pada Tuhan: menolak bersujud pada Adam. (Setelah Adam turun ke bumi, dosa pertama ini lalu beranak-pinak. Salah satu dosa derivatif dari sombong adalah rasial, yang hingga kini telah memakan korban ratusan juta manusia akibat rasialisme dan genocide). […]