<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments for pratolo.com</title>
	<link>http://pratolo.com</link>
	<description>business &#38; investing strategy</description>
	<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 02:28:26 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>Comment on Worst Since 1989 by Idxtrader</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/11/20/worst-since-1989/#comment-187</link>
		<dc:creator>Idxtrader</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 23:54:48 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/11/20/worst-since-1989/#comment-187</guid>
		<description>Soros bilang,krisis ini akan jadi yg terburuk pasca perang dunia 2. Mana yg benar,bung?

pratolo.com
Saya lebih percaya kepada Greenspan daripada Soros.
Greenspan = berkarier selama lebih dari 18 tahun utk kepentingan nation-state sbg chairman Federal Reserve. Prestasi terbaiknya: mempertahankan pertumbuhan ekonomi sepanjang dua periode masa kepresidenan Clinton, suatu periode pertumbuhan ekonomi terpanjang dlm sejarah AS.
Soros = sepanjang usianya berkarier utk kepentingan pribadi dan segelintir pemilik modal di Quantum Capital, hedge-fund yg ia kelola. Prestasi terbaiknya: nge-short poundsterling dan baht Thailand pd masa krisis Asia 1998.
Jangan pernah percaya pd analisis seorang spekulator, sangat mungkin ada agenda tersembunyi di baliknya.
Tapi mungkin juga krisis ini jadi yg terburuk sejak Great Depression, tergantung antisipasi pemerintah Obama.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Soros bilang,krisis ini akan jadi yg terburuk pasca perang dunia 2. Mana yg benar,bung?</p>
<p>pratolo.com<br />
Saya lebih percaya kepada Greenspan daripada Soros.<br />
Greenspan = berkarier selama lebih dari 18 tahun utk kepentingan nation-state sbg chairman Federal Reserve. Prestasi terbaiknya: mempertahankan pertumbuhan ekonomi sepanjang dua periode masa kepresidenan Clinton, suatu periode pertumbuhan ekonomi terpanjang dlm sejarah AS.<br />
Soros = sepanjang usianya berkarier utk kepentingan pribadi dan segelintir pemilik modal di Quantum Capital, hedge-fund yg ia kelola. Prestasi terbaiknya: nge-short poundsterling dan baht Thailand pd masa krisis Asia 1998.<br />
Jangan pernah percaya pd analisis seorang spekulator, sangat mungkin ada agenda tersembunyi di baliknya.<br />
Tapi mungkin juga krisis ini jadi yg terburuk sejak Great Depression, tergantung antisipasi pemerintah Obama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Worst Since 1989 by Hens</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/11/20/worst-since-1989/#comment-186</link>
		<dc:creator>Hens</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 23:11:57 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/11/20/worst-since-1989/#comment-186</guid>
		<description>Good forecast, with impressive data. Thanks.

pratolo.com
you're welcome..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Good forecast, with impressive data. Thanks.</p>
<p>pratolo.com<br />
you&#8217;re welcome..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Earning, Earning Growth, and Philosophy of Stock Market by Anto</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/11/10/earning-earning-growth-and-philosophy-of-stock-market/#comment-180</link>
		<dc:creator>Anto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 12:13:30 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/11/10/earning-earning-growth-and-philosophy-of-stock-market/#comment-180</guid>
		<description>Pak Edi, saya kira dari saham kita tidak hanya "mengharapkan deviden tetapi juga perubahan nilai" betul tidak ?!!!!. Tentunya perubahan yang positif.  Apakah Pak Edi akan menjual sahamnya ketika nilainya tinggi sekali atau jauh diatas harga wajarnya. Terus terang saya merasa hal ini masih "abu2". Kemudian kecenderungannya kita akan mengikuti petuah Warren Buffet yang kira2 bunyinya :" takutlah ketika melihat orang tamak dan tamaklah ketika orang takut". Saya merasa ini masih abu2 juga ketika membeli saham jauh dibawah harga wajar. Hal2 semacam ini sangat tergantung pada diri pribadi dalam menyikapinya karena tidak atau belum ada aturan yang membatasi.  Kitab suci-pun tidak mengatur hal ini karena waktu itu belum ada pasar saham. 

Semoga saja PT Pernah Jaya segera berubah menjadi PT Langgeng Jaya.

pratolo.com
Tentu saja saya mengharapkan perubahan nilai saham, karena nilai saham merupakan fungsi waktu,earning atau deviden, P = f(E,D,t). Sebagian investor akan menjual sahamnya begitu harganya tinggi. Tidak ada yg salah dalam hal ini. Sebagian dari kita juga melakukan hal ini di luar konteks pasar saham. Jangan pernah lupa, ada pedagang yg terus menaikkan harga jual barang dagangannya ketika nilai pasarnya terus meningkat (bullish), karena pedagang ini mau menikmati margin yg lebih tinggi. Ini adalah mekanisme pasar pd umumnya: selama ada yg menjual di harga tinggi tapi ada yg mau membeli, selama ada yg mau menjual di harga rendah tapi ada yg mau membeli, terjadilah AQAD jual beli. Nabi Muhammad benar ketika mengatakan 'seburuk-buruk tempat adalah pasar', sebab orang-orang lugu dgn mudah akan tertipu oleh pasar, tapi beliau sangat bijaksana tidak melarang adanya pasar. Keberadaan pratolo.com salah satunya adalah utk mengedukasi pelaku pasar, agar investor peduli pada nilai wajar dan lebih rasional dalam mengambil keputusan investasi.

Tidak semua investor menjual saham begitu harganya tinggi (overvalued). Sebagian lain tetap memegang sahamnya meskipun harganya sudah overvalued. Warren Buffet diantaranya. Dia terus memegang saham Berkshire Hathaway sampai hari ini dan melewatkan kesempatan menjual di harga tinggi manakala pasar bullish dan P/E naik gila-gilaan pada masa booming dotcom awal th 2000-an. Meski seorang kapitalis sejati, Buffet bukan jenis orang yg tamak. Ia mendonasikan 1 milyar USD utk charity, Ia tetap tinggal di rumahnya yg dibeli 30 th lalu, dan tidak membeli rumah mewah seperti bintang-bintang Hollywood. "Don't judge a book by short sentence on the cover, we need to read the whole book before we make a review".

Welcome back to pratolo.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Edi, saya kira dari saham kita tidak hanya &#8220;mengharapkan deviden tetapi juga perubahan nilai&#8221; betul tidak ?!!!!. Tentunya perubahan yang positif.  Apakah Pak Edi akan menjual sahamnya ketika nilainya tinggi sekali atau jauh diatas harga wajarnya. Terus terang saya merasa hal ini masih &#8220;abu2&#8243;. Kemudian kecenderungannya kita akan mengikuti petuah Warren Buffet yang kira2 bunyinya :&#8221; takutlah ketika melihat orang tamak dan tamaklah ketika orang takut&#8221;. Saya merasa ini masih abu2 juga ketika membeli saham jauh dibawah harga wajar. Hal2 semacam ini sangat tergantung pada diri pribadi dalam menyikapinya karena tidak atau belum ada aturan yang membatasi.  Kitab suci-pun tidak mengatur hal ini karena waktu itu belum ada pasar saham. </p>
<p>Semoga saja PT Pernah Jaya segera berubah menjadi PT Langgeng Jaya.</p>
<p>pratolo.com<br />
Tentu saja saya mengharapkan perubahan nilai saham, karena nilai saham merupakan fungsi waktu,earning atau deviden, P = f(E,D,t). Sebagian investor akan menjual sahamnya begitu harganya tinggi. Tidak ada yg salah dalam hal ini. Sebagian dari kita juga melakukan hal ini di luar konteks pasar saham. Jangan pernah lupa, ada pedagang yg terus menaikkan harga jual barang dagangannya ketika nilai pasarnya terus meningkat (bullish), karena pedagang ini mau menikmati margin yg lebih tinggi. Ini adalah mekanisme pasar pd umumnya: selama ada yg menjual di harga tinggi tapi ada yg mau membeli, selama ada yg mau menjual di harga rendah tapi ada yg mau membeli, terjadilah AQAD jual beli. Nabi Muhammad benar ketika mengatakan &#8217;seburuk-buruk tempat adalah pasar&#8217;, sebab orang-orang lugu dgn mudah akan tertipu oleh pasar, tapi beliau sangat bijaksana tidak melarang adanya pasar. Keberadaan pratolo.com salah satunya adalah utk mengedukasi pelaku pasar, agar investor peduli pada nilai wajar dan lebih rasional dalam mengambil keputusan investasi.</p>
<p>Tidak semua investor menjual saham begitu harganya tinggi (overvalued). Sebagian lain tetap memegang sahamnya meskipun harganya sudah overvalued. Warren Buffet diantaranya. Dia terus memegang saham Berkshire Hathaway sampai hari ini dan melewatkan kesempatan menjual di harga tinggi manakala pasar bullish dan P/E naik gila-gilaan pada masa booming dotcom awal th 2000-an. Meski seorang kapitalis sejati, Buffet bukan jenis orang yg tamak. Ia mendonasikan 1 milyar USD utk charity, Ia tetap tinggal di rumahnya yg dibeli 30 th lalu, dan tidak membeli rumah mewah seperti bintang-bintang Hollywood. &#8220;Don&#8217;t judge a book by short sentence on the cover, we need to read the whole book before we make a review&#8221;.</p>
<p>Welcome back to pratolo.com</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Earning, Earning Growth, and Philosophy of Stock Market by Dedi Kurniadi</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/11/10/earning-earning-growth-and-philosophy-of-stock-market/#comment-179</link>
		<dc:creator>Dedi Kurniadi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 06:30:16 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/11/10/earning-earning-growth-and-philosophy-of-stock-market/#comment-179</guid>
		<description>Guidance kehidupan manusia hanyalah wahyu (baca:kitab suci, sunnah:operasional), permasalahan kehidupan manusia yang semakin kompleks tidaklah kita dapatkan dari keduanya secara langsung, maka ruang ijtihad atau tafsir sangatlah luas bagi para ulul albab (pakar) di berbagai bidang, kitab kuning belum mampu menjelaskan urusan muamalah yang rumit kecuali seputar thoharoh dan santri, berjamurnya institusi syariah barang kali juga indikator guidance dari langit itu semakin membumi, semoga keberkahan selalu menyertai orang-orang yang menangkap isyarat Yang Maha Agung dalam keadaan berdiri, duduk maupun berbaring. Allohu'alam bishowwab.

pratolo.com
terimakasih Pak Dedi. Ijtihad yg salah, setelah melalui proses ijtihad yg benar, mendapatkan satu pahala. Ijtihad yg benar mendapat dua pahala. Tidak berijtihad tidak mendapatkan pahala. CMIIW (Correct Me If I'm Wrong).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Guidance kehidupan manusia hanyalah wahyu (baca:kitab suci, sunnah:operasional), permasalahan kehidupan manusia yang semakin kompleks tidaklah kita dapatkan dari keduanya secara langsung, maka ruang ijtihad atau tafsir sangatlah luas bagi para ulul albab (pakar) di berbagai bidang, kitab kuning belum mampu menjelaskan urusan muamalah yang rumit kecuali seputar thoharoh dan santri, berjamurnya institusi syariah barang kali juga indikator guidance dari langit itu semakin membumi, semoga keberkahan selalu menyertai orang-orang yang menangkap isyarat Yang Maha Agung dalam keadaan berdiri, duduk maupun berbaring. Allohu&#8217;alam bishowwab.</p>
<p>pratolo.com<br />
terimakasih Pak Dedi. Ijtihad yg salah, setelah melalui proses ijtihad yg benar, mendapatkan satu pahala. Ijtihad yg benar mendapat dua pahala. Tidak berijtihad tidak mendapatkan pahala. CMIIW (Correct Me If I&#8217;m Wrong).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on 18 Warnings to Individual Investors by Kimmy</title>
		<link>http://pratolo.com/2008/09/29/18-warnings-to-individual-investors/#comment-175</link>
		<dc:creator>Kimmy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 00:17:35 +0000</pubDate>
		<guid>http://pratolo.com/2008/09/29/18-warnings-to-individual-investors/#comment-175</guid>
		<description>People should read this.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>People should read this.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
